Kabinet Muda Ajak Milenial ke TPS dan Tidak Golput

BerandaMakassar – Masa kampanye Pemilihan Wali Kota Makassar 2020 menyisakan beberapa hari lagi. Waktu yang tersisa ini dimanfaatkan relawan milenial Paslon nomor 2, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman), kian gencar sosialisasi untuk memenangkan pasangan nomor urut 2 tersebut.

Sadar akan kebutuhan kalangan milenial, relawan Appi-Rahman yang tergabung dalam Kabinet Muda menyasar semua lini.

Mulai dari terjun langsung blusukan ke masyarakat, akhir-akhir ini Kabinet Muda juga gencar sosialisasikan program Appi-Rahman via media sosial.

“Kalangan anak muda atau generasi milenial dan generasi Z banyak berinteraksi via medsos, itu yang kita sasar dengan berbagai model kampanye. Lewat meme maupun kegiatan-kegiatan yang ranahnya edukasi politik,” terang Penanggung Jawab Direksi Pendidikan Politik Kabinet Muda, Khaka Kusuma, Selasa (1/12/2020).

Lebih lanjut Khaka menuturkan, relawan yang tergabung di Kabinet Muda yang terdiri dari politisi muda, influencer, sampai entrepreneur, bergerak menyerbu media sosial.

“Detik-detik akhir ini Kabinet Muda memaksimalkan sosialisasi. Apalagi kan untuk pemilih Makassar didominasi usia milenial,” sambungnya.

Dengan tagline Happy Young People (Anak Muda Yang Bahagia) Kabinet Muda ini eksis di media sosial dan berbagai platform yang menampilkan sejumlah konten inspiratif, menarik, yang mengajak anak muda untuk ikut mengambil peran untuk berkolaborasi bersama Appi-Rahman.

Bagi Khaka, menyongsong perubahan kota Makassar dengan mengandalkan anak muda sebagai pondasinya harus diwujudkan secara nyata pada Pilwali Makassar ini.

“Caranya ayo terlibat aktif, jangan sia-siakan kesempatan mengambil peran dalam perubahan. Sebab perubahan itu ada di TPS, dengan memilih nomor 2 Appi-Rahman,” ajaknya.

Diketahui sebelumnya, Appi-Rahman menjadi satu-satunya kandidat di Pilwali Makassar yang gencar menyasar pemilih milenial.

Berbagai bentuk kampanye kreatif dan inovatif dilakukan bahkan tak ada kandidat lain yang melakukan hal serupa.

Seperti misalnya kampanye virtual yang menjangkau ribuan orang.

Intens menghadirkan film-film pendek, hingga Vlog bareng pelaku UMKM, influencer dan tokoh-tokoh inspiratif lainnya.

Program-program Appi-Rahman juga banyak menyentuh peningkatan kesejahteraan milenial.

Dintaranya yakni mencakup program pengadaan fasilitasl dan pemberdayaan lewat pelatihan-pelatihan.

Fasilitas yang bakal dihadirkan Appi-Rahman untuk merangkul anak muda seperti wadah kreatifitas seperti Co-Working Space berbasis internet di setiap Kelurahan.

Membangun sport center dan gelanggang remaja untuk memfasilitasi anak muda yang gemar berolahraga dan aktivitas seni dan budaya.

Adapula bentuk pemberdayaan seperti misalnya pembinaan 500 wirausaha muda bidang Startup dan penciptaan 10 ribu tenaga kerja baru siap pakai.

Sumber: MakassarToday

Latest news

6 Tips Memilih Daging Sapi Berkualitas Baik

Salah satu sumber protein yang baik adalah daging sapi. Bukan hanya itu saja, rasanya yang khas dan gurih membuat banyak orang sangat...

Manfaat Vaksin Tifoid yang Wajib Diketahui

Beranda Makassar - Indonesia merupakan salah satu negara endemis tifoid. Dimana penyakit ini paling banyak menyerang kelompok umur 3-19 tahun. Salah satu langkah yang...

Kepala Puskesmas di Makassar Meninggal Akibat COVID-19

BerandaMakassar.com - Seorang dokter yang juga Kepala Puskesmas Layang, Kota Makassar, dr. Rahmatiah meninggal dunia akibat COVID-19. Almarhumah meninggal usai dirawat di Rumah Sakit...

Dewan Sebut Pemkot Makassar Lamban Tangani Banjir

BerandaMakassar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyoroti kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) terkait penanganan dan evakuasi warga yang terdampak banjir. Ketua Komisi B...

Related news

6 Tips Memilih Daging Sapi Berkualitas Baik

Salah satu sumber protein yang baik adalah daging sapi. Bukan hanya itu saja, rasanya yang khas dan gurih membuat banyak orang sangat...

Manfaat Vaksin Tifoid yang Wajib Diketahui

Beranda Makassar - Indonesia merupakan salah satu negara endemis tifoid. Dimana penyakit ini paling banyak menyerang kelompok umur 3-19 tahun. Salah satu langkah yang...

Kepala Puskesmas di Makassar Meninggal Akibat COVID-19

BerandaMakassar.com - Seorang dokter yang juga Kepala Puskesmas Layang, Kota Makassar, dr. Rahmatiah meninggal dunia akibat COVID-19. Almarhumah meninggal usai dirawat di Rumah Sakit...

Dewan Sebut Pemkot Makassar Lamban Tangani Banjir

BerandaMakassar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyoroti kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) terkait penanganan dan evakuasi warga yang terdampak banjir. Ketua Komisi B...