Bubarkan Tawuran di Pasar Karuwisi, Petugas Dilempari Bom Molotov

BerandaMakassar – Tawuran antar kelompok kembali terjadi di area pasar Karuwisi, Sabtu (28/11/2020).

Polisi yang hendak membubarkan tawuran tak luput dari lemparan para pelaku menggunakan batu dan busur panah.

Bahkan, pelaku menggunakan bom molotov untuk melakukan perlawanan terhadap polisi.

Personil Tim Penikam Polrestabes Makassar yang berada dilokasi kejadian pun langsung mengeluarkan tembakan peringatan dan menembakkan gas air mata.

“Informasi dari personil Polsek Panakkukang, salah satu dari kubu warga yang bertikai melempari petugas dengan bom molotov,” jelas Katim Penikam Polrestabes Makassar, Ipda Arif Muda, Sabtu (28/11/2020).

Saat dilakukan penyisiran, polisi sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan para pelaku tawuran yang melarikan diri. Alhasil, 5 pemuda yang diduga provokator diamankan saat bersembunyi dirumah warga.

“Ada 5 orang kami amankan dan kebanyakan bukan dari warga sekitar atau pendatang. Selanjutnya kami serahkan ke Polsek Panakkukang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Menurutnya, area pasar Karuwisi merupakan salah satu daerah rawan perang kelompok. Untuk itu, lanjut Arif, aparat kepolisian akan tetap menjaga agar tidak lagi terjadi perang kelompok.

“Berdasarkan dari saksi, pemicu perang kelompok karena adanya ketersinggungan kedua belah pihak,” ujarnya.

Sumber: MakassarToday

Latest news

Manfaat Vaksin Tifoid yang Wajib Diketahui

Beranda Makassar - Indonesia merupakan salah satu negara endemis tifoid. Dimana penyakit ini paling banyak menyerang kelompok umur 3-19 tahun. Salah satu langkah yang...

Kepala Puskesmas di Makassar Meninggal Akibat COVID-19

BerandaMakassar.com - Seorang dokter yang juga Kepala Puskesmas Layang, Kota Makassar, dr. Rahmatiah meninggal dunia akibat COVID-19. Almarhumah meninggal usai dirawat di Rumah Sakit...

Dewan Sebut Pemkot Makassar Lamban Tangani Banjir

BerandaMakassar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyoroti kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) terkait penanganan dan evakuasi warga yang terdampak banjir. Ketua Komisi B...

Meningkat! Kuburan Khusus Macanda Sudah Tampung 700 Jenazah Covid-19

BerandaMakassar - Korban meninggal akibat Covid-19 di Sulawesi Selatan kembali meningkat. Hal ini tergambar dari jumlah jenazah yang dimakamkan di perkuburan khusus Covid-19 milik...

Related news

Manfaat Vaksin Tifoid yang Wajib Diketahui

Beranda Makassar - Indonesia merupakan salah satu negara endemis tifoid. Dimana penyakit ini paling banyak menyerang kelompok umur 3-19 tahun. Salah satu langkah yang...

Kepala Puskesmas di Makassar Meninggal Akibat COVID-19

BerandaMakassar.com - Seorang dokter yang juga Kepala Puskesmas Layang, Kota Makassar, dr. Rahmatiah meninggal dunia akibat COVID-19. Almarhumah meninggal usai dirawat di Rumah Sakit...

Dewan Sebut Pemkot Makassar Lamban Tangani Banjir

BerandaMakassar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyoroti kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) terkait penanganan dan evakuasi warga yang terdampak banjir. Ketua Komisi B...

Meningkat! Kuburan Khusus Macanda Sudah Tampung 700 Jenazah Covid-19

BerandaMakassar - Korban meninggal akibat Covid-19 di Sulawesi Selatan kembali meningkat. Hal ini tergambar dari jumlah jenazah yang dimakamkan di perkuburan khusus Covid-19 milik...